Umum

Pasal 15

Pengadaan PNS di Instansi Pemerintah dilakukan berdasarkan pada penetapan kebutuhan PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12.

 

Pasal 16

(1)  Untuk   menjamin   kualitas   PNS,   pengadaan   PNS dilakukan secara nasional.

(2)  Pengadaan PNS merupakan kegiatan untuk mengisi kebutuhan:

  1. Jabatan   Administrasi,   khusus   pada   Jabatan Pelaksana;
  2. Jabatan Fungsional Keahlian, khusus pada JF ahli pertama dan JF ahli muda; dan
  3. Jabatan Fungsional Keterampilan, khusus pada JF pemula dan terampil.

 

Pasal 17

(1)    Dalam rangka menjamin obyektifitas pengadaan PNS secara nasional, Menteri membentuk panitia seleksi nasional pengadaan PNS.

(2)    Panitia seleksi nasional pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diketuai oleh Kepala BKN.

(3)    Panitia seleksi nasional pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas unsur:

  1. kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara;
  2. kementerian   yang   menyelenggarakan   urusan pemerintahan di bidang pemerintahan dalam negeri;
  3. kementerian   yang   menyelenggarakan   urusan pemerintahan di bidang keuangan;
  4. kementerian   yang   menyelenggarakan   urusan pemerintahan di bidang pendidikan;
  5. BKN;
  6. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan; dan/atau
  7. kementerian atau lembaga terkait.

(4)    Panitia seleksi nasional pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas:

  1. mendesain sistem seleksi pengadaan PNS;
  2. menyusun soal seleksi kompetensi dasar;
  3. mengoordinasikan instansi pembina JF dalam penyusunan materi seleksi kompetensi bidang;
  4. merekomendasikan kepada Menteri tentang ambang batas kelulusan seleksi kompetensi dasar untuk setiap Instansi Pemerintah;
  5. melaksanakan seleksi kompetensi dasar bersama- sama dengan Instansi Pemerintah;
  6. mengolah hasil seleksi kompetensi dasar;
  7. mengawasi pelaksanaan seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang;
  8. menetapkan dan menyampaikan hasil seleksi kompetensi dasar dan mengintegrasikan hasil seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang; dan
  9. mengevaluasi dan mengembangkan sistem pengadaan PNS.

(5)   Ketentuan   lebih   lanjut   mengenai   susunan   dan mekanisme kerja panitia seleksi nasional pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1), sampai dengan ayat (4) diatur dengan Peraturan Menteri.

 

Pasal 18

(1)    Dalam rangka pelaksanaan pengadaan PNS di Instansi Pemerintah, PPK membentuk panitia seleksi instansi pengadaan PNS.

(2)    Panitia seleksi instansi pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diketuai oleh PyB.

(3)    Panitia seleksi instansi pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas unsur:

  1. unit kerja yang membidangi kepegawaian;
  2. unit kerja yang membidangi pengawasan;
  3. unit kerja yang membidangi perencanaan;
  4. unit kerja yang membidangi keuangan; dan/atau
  5. unit kerja lain yang terkait.

(4)   Panitia seleksi instansi pengadaan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas:

  1. menyusun jadwal pelaksanaan seleksi pengadaan PNS;
  2. mengumumkan jenis Jabatan yang lowong, jumlah PNS yang dibutuhkan, dan persyaratan pelamaran;
  3. melakukan seleksi administrasi terhadap berkas lamaran dan   dokumen persyaratan lainnya sebagaimana tercantum dalam pengumuman;
  4. menyiapkan sarana pelaksanaan seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang;
  5. melaksanakan seleksi kompetensi dasar bersama- sama dengan panitia seleksi nasional pengadaan PNS;
  6. melaksanakan seleksi kompetensi bidang;
  7. mengumumkan hasil seleksi administrasi, hasil seleksi kompetensi   dasar,   dan   hasil   seleksi kompetensi bidang; dan
  8. mengusulkan hasil seleksi tes kompetensi bidang kepada panitia seleksi nasional.

 

Pasal 19

Pengadaan PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dilakukan melalui tahapan:

  1. perencanaan;
  2. pengumuman lowongan;
  3. pelamaran;
  4. seleksi;
  5. pengumuman hasil seleksi;
  6. pengangkatan calon PNS dan masa percobaan calon PNS; dan
  7. pengangkatan menjadi PNS.